Senin, 20 Januari 2014

Disebut "Bapak Upah Murah", Ini Tanggapan Basuki kepada Buruh

serikat pekerja linfox
Basuki : Wakil Gubernur DKI

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melakukan pertemuan dengan Forum Buruh DKI Jakarta di Balaikota Jakarta, Selasa (17/12/2013).
 Tak ada keputusan berarti seusai pertemuan tersebut. Basuki memastikan, hubungan antara pimpinan daerah dan pekerja itu baik-baik saja.



"Hanya saja saya bilang, hebat ya, kalian (buruh) bilang saya dan Pak Jokowi sebagai 'Bapak Upah Murah'," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (17/12/2013). Basuki mengatakan, buruh tersenyum menanggapi pernyataan mantan anggota Komisi II DPR itu.

Sebutan Bapak Upah Murah itu dilontarkan oleh Ketua Konfrederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, beberapa waktu lalu. Sebutan itu ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Basuki yang menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2014 sebesar Rp 2.441.301. Buruh menilai bahwa UMP 2014 semestinya berada pada kisaran angka Rp 3,7 juta.

"Yang pertama kali memutuskan upah murah tanggal 1 November itu Jokowi-Ahok. Foke saja yang dianggap partainya antiperubahan, dua kali dia melakukan revisi upah minimum provinsi. Jadi Jokowi-Ahok adalah pelopor, bapaknya upah murah sekarang ini," kata Said waktu itu.

Meskipun buruh tetap menuntut kenaikan UMP, Pemprov DKI mempertahankan nilai UMP sebesar Rp 2,4 juta. Pemprov DKI juga memberikan fasilitas jaminan lain, seperti Kartu Jakarta Sehat untuk jaminan kesehatan dan Kartu Jakarta Pintar untuk jaminan pendidikan.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...