Senin, 04 November 2013

Asal muasal Rumah buruh





Ide awal berdirinya Rumah Buruh atau yang lebih familiar dengan sebutan Omah Buruh ( OB ) adalah berasal dari Omah Tani Di Batang.
Pada saat itu kawan-kawan FSPMI yang mengikuti training dan pendidikan di Omah Tani Batang merasakan manfaat besar keberadaan Omah Tani terhadap pergerakan petani khususnya di Batang yang mampu mengusai legislatif dan eksekutif.







Berkaca pada kondisi perburuhan di Bekasi dimana selain kantor sekretariat/pimpinan cabang,  buruh praktis tidak memiliki tempat berkumpul yang layak dan representatif untuk tidak hanya berkonsolidasi tapi juga menimba ilmu dan tempat itu harus menembus batas atau sekat lintas serikat pekerja.
Tempat buruh untuk berkumpul dan bersosialisasi sambil berbagi pengalaman tentang perjuangan ( dalam jumlah skala besar, lebih dari 100an buruh ) praktis hanya di lakukan jika ada perusahaan yang mogok kerja atau tutup. Karena pada saat itu, buruh berkumpul untuk melakukan Solidaritas terhadap kawan-kawan mereka.
Ide pendirian Rumah Buruh yang menembus sekat lintas sektor dan lintas serikat  itu lalu di cetuskan secara resmi pada tanggal 18 Februari 2012 oleh Bung Obon Tabroni selaku Konsulat Cabang FSPMI Bekasi bertepatan dengan Musniklub PUK SPAMK Kymco.
Dalam sambutanya Bung Obon berharap Rumah Buruh tidak hanya sebatas sebagai tempat buruh berkumpul tapi juga sebagai wadah untuk memperjuangankan kepentingan yang lebih luas dan menyebarkan isu-isu perjuangan kepada masyarakat diluar buruh/pekerja.


www.splli.org 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...