Jumat, 26 Juli 2013

Contoh Perhitungan Pajak Penghasilan Pribadi ( PPh 21 )



Inilah adalah contoh perhitungan pajak penghasilan pribadi (PPh 21) dari seorang pekerja di perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas. Pekerja sudah kawin dan punya 2 anak. Pekerja ikut Program Jamsostek kecuali asuransi kesehatan, yang disediakan oleh Perusahaan.
Selain itu, pekerja juga ikut Program Pensiun. Pekerja tidak mempunyai penghasilan lain.
Data-data untuk perhitungan pajak penghasilan adalah sebagai berikut:


  • Gaji pokok: Rp10.000.000
  • Tunjangan transport: Rp 500.000
  • Tunjangan perumahan: Rp 500.000
  • Uang Perjalanan Dinas: Rp 500.000 (Catatan: pekerja melakukan perjalanan dinas pada bulan berjalan)
  • Premi Jaminan Kecelakaan Kerja: Rp127.000 (1.27% dari gaji pokok untuk bidang minyak bumi dan gas)
  • Premi Jaminan Kematian: Rp30.000 (0.3% dari gaji pokok)
  • Iuran Jaminan Hari Tua: Rp570.000 (5.7% dari gaji pokok; 2% ditanggung pekerja)
  • Iuran Dana Pensiun: Rp200.000 (2% dari gaji pokok - sesuai dengan Ketentuan Menteri Keuangan)
  • Premi Asuransi Kesehatan untuk wajib pajak: Rp500.000/bulan
Tabel di bawah ini adalah contoh perhitungan pajak penghasilan pribadi dengan data-data di atas:
No.
Keterangan
Rp
Penghasilan Bruto
1
Gaji Pokok
10.000.000
2
Premi Jaminan Kecelakaan Kerja
127.000
3
Premi Jaminan Kematian
30.000
4
Premi Asuransi Kesehatan
500.000
5
Tunjangan Transport
500.000
6
Tunjangan Perumahan
500.000
7
Penghasilan Bruto (1+2+3+4+5+6)
11.657.000
8
Pengurang
9
Biaya Jabatan per Bulan (5 %, maksimum Rp500.000)
500.000
10
Premi Jaminan Hari Tua (yang dibayar pekerja)
200.000
11
Iuran Pensiun (yang dibayar pekerja)
200.000
12
Total Pengurang (9+10+11)
900.000
13
Penghasilan Neto sebelum Potong Pajak
10.757.000
14
Penghasilan Neto Disetahunkan
129.084.000
15
19.800.000
16
Penghasilan Neto Kena Pajak (14-15)
109.284.000
17
Pajak Setahun (sesuai tarif yang berlaku)
11.392.000
18
Pajak pada Bulan Berjalan
949.383
20
Penghasilan Bersih Setelah Potong Pajak (13-18)
9.807.617
21
Net Take Home Pay (19-10-11)
9.407.617
Contoh perhitungan pajak penghasilan di atas mengabaikan penghasilan dan pajak kumulatif bulan berjalan.
Perhitungan pajak bulan berjalan umumnya memperhitungkan kumulatif penghasilan yang sudah berjalan. Misalnya, perhitungan pajak penghasilan bulan April akan memperhitungkan kumulatif penghasilan, pajak yang sudah dipotong pada bulan-bulan sebelumnya dan prediksi penghasilan di bulan-bulan mendatang.
Itulah contoh perhitungan pajak penghasilan pribadi (PPh 21). Anda bisa mencoba bagaimana menghitung pajak penghasilan Anda pada bulan ini dengan mengikuti langkah-langkah di atas.
Bisa juga Anda bertanya kepada bagian Payroll untuk mengetahui lebih rinci bagaimana perhitungan pajak penghasilan di perusahaan Anda.



Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...